Hati-Hati Merasa

Jumat, 25 Januari 2013


Menyedihkan itu kalo kamu merasa punya banyak sahabat, lalu suatu saat sadar, sebenarnya mereka cuma datang karena ada perlu denganmu 
Menyedihkan itu kalo kamu merasa disukai seseorang karena dia begitu perhatian  , lalu suatu saat sadar, sebenarnya dia memang baik ke semua orang
Menyedihkan itu kalo kamu merasa presentasimu mengagumkan, lalu kamu dengar sebuah celetukan, “ah gitu doang mah gue juga bisa!”
Dan paling menyedihkan itu, kalo kamu merasa amal baikmu sudah cukup banyak, lalu saat buku amalmu disodorkan, kamu baru sadar, semua sudah habis karena amal burukmu pada orang lain (orang bangkrut di hari kiamat)
Menyedihkan itu kalo kamu tahu sebuah kenyataan, lalu kamu sadar, bahwa selama ini kamu hanya MERASA
Hati-hati dengan merasa

Memilih yang Tiada

Sabtu, 19 Januari 2013

Semalam ini, selepas shalat isya yang terlambat karena  tertidur, aku hanya berdiam di kamar. Bingung memilih. Akan melanjutkan menuliskah, membaca, mengerjakan soal UKDI, atau menonton X-factor (:p).
Selama beberapa menit hanya termenung, melihat cermin, mengingat potongan-potongan kejadian, mempertimbangkan pilihan-pilihan tadi, menatap cermin lagi,  kembali mengingat banyak hal yang sayangnya, masih hal-hal menyedihkan tentang itu lagi.
Lalu aku akhirnya memutuskan, berjalan ke seberang kamar, bilang pada seseorang  yang selalu aku minta menemaniku tidur saat aku pulang ke rumah
 "Ibu, ayo kita tidur"  

Kau tahu, diantara begitu banyak pilihan dalam hidup, yang terlalu kita takutkan resikonya, kita pertimbangkan benar-benar akibatnya, pada akhirnya kadang kita justru tidak memilih apa-apa, atau memilih apa-apa yang tidak pernah ada diantara pilihan-pilihan itu. Dan itu jugalah memilih.
Mungkin ingin mencoba peruntungan dari hal-hal yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Hal-hal yang tidak kita pikirkan resiko dan akibatnya terlalu lama seperti pilihan-pilihan sebelumnya. Karena kita sudah terlalu lelah menimbang.

-Bahkan setelah memilih untuk tidur, dan ibuku juga sudah tidur sedari tadi, aku masih berkutat di depan laptop, membuka tumblr dan blog, lalu menulis ini. :p-

Selamat rehat :)

Ruang renung, 19-1-2013

5-10-12

Sabtu, 06 Oktober 2012


Banyak, yang nggak ngerti...
lalu terluka, dan saling menyalahkan

Karena itu, 
aku takut bicara tentang hati

Maka aku tuliskan saja,
dan mungkin aku kirimkan ke.....

Entah kemana :)

#Kugy-Perahu Kertas

Valuable

Sabtu, 02 Juni 2012


Kie,
kalo kamu ngerasa sedih, takut, kecewa dengan dirimu sendiri, atau tidak berarti…
Selalu ingat, bahwa setidaknya ada orang-orang yang bahagia
hanya karena kamu ada...
****
Kalo kamu terlalu sedih untuk memikirkan orang-orang itu,
cobalah untuk mengingat,
setidaknya ada 1 orang yang menganggap kamu berharga
hanya karena kamu ada…
****
Karena itulah kebenarannya,
apa adanya kamu, kamu berharga :)

11/11/11, 11.32 p.m
-sms seorang teman-

Untold Story

Senin, 21 Mei 2012


Dan diantara pesan-pesan itu,
Mungkin ada yang tak perlu tersampaikan
Tak terucapkan
Tak terceritakan

Mungkin, 
ada yang  -mau tidak mau, sengaja atau terpaksa- 
harus kita sisakan,
hanya untuk kita sendiri

Biar hati, 
goresan pena pada kertas,
gumaman di tengah lelap tidur,
bisikan di tengah khusyu’ do’a,
yang pernah mendengar semuanya...

-Ruang Renung 19/5/2012-

Takdir Tahu Jalan Pulangnya

Jumat, 18 Mei 2012
--> 

Apa yang sebenarnya kau risaukan? :)

Takdir, punya jalannya sendiri untuk sampai pada orang yang dia tuju...

Secerdas apapun skenario dan tipu daya yang kau rancang, 
untuk mendapatkan atau memusnahkannya,
Sejauh apapun dirimu menghindar, 
sehiba apapun dirimu memohon-mohon penuh harap...

Jika takdir itu memang harus mengenaimu, 
ia akan berbelok menghindar pagar pengaman yang telah kau jadikan penghalang untuknya.
Bagai air yang meliuk lincah mencari celah kecil tak terlihat untuk lewat

Jika takdir itu memang tak pernah untukmu, 
ia akan enyah jauh-jauh sejak radius puluhan kilometer saat baumu tercium

Apa yang kau takutkan? :)
Takdir tahu kepada siapa harus menuju
Ia tak pernah salah orang, salah tempat, salah saat
Ia tak perlu dituntun,
Karena takdir tahu, jalan pulangnya :)

Ruang Renung, 18/5/2012
 **********
-->
Abdullah bin Abbas ra berkata : Saya pernah berada di belakang Nabi saw pada suatu
hari, beliau bersabda :
Wahai anak, saya hendak mengajarimu beberapa kalimat:
“Jagalah Allah niscaya engkau mendapati Nya di hadapanmu,
 ingatlah Allah di saat lapang niscaya Dia mengingatmu di saat sulit. 
Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan mengenaimu, dan apa yang mengenaimu tidak akan luput darimu. 
Ketahuilah bahwa bersama kesabaran ada kemenangan, bersama kesusahan ada jalan keluar, dan bersama kesulitan ada kemudahan “
(H.R. Tirmidzi)

 

Unseeable

Kamis, 17 Mei 2012

Mereka yang tampak tegar,
jarang membuang air mata,
ingin terlihat “kuat”, 
berusaha untuk selalu logis-realistis...

Tahukah?
Mungkin di sudut hati mereka...
Ada sebuah bagian rapuh,
 yang dapat hancur sekali libas!

Behind every sweet smile, there is a bitter sadness that no one can ever see... :)


Ruang renung, 5/5/2012